Sabtu, 02 Maret 2019

Transportasi dari Jakarta Pendakian Gunung Dempo via Tugu Rimau

Terima kasih untuk Ardi dan Nanda, serta semua teman-teman pendaki yang sudah mau berbagi informasi seputar Gunung Dempo. 

Kunyalakan backlight jam tangan untuk melihat waktu. malam itu Selasa pukul 20.24 26 Februari 2019, hal yang selalu kulakukan saat baru tiba di puncak gunung ialah menyentuh penanda tringulasi ketinggian puncak dengan tangan kananku sambil mengucap syukur di dalam hati. Akhirnya di malam itu aku tiba di Puncak tertinggi Gunung Dempo dengan ketinggian 3.173 meter di atas permukaan laut. Sebelum melepas carier dari pundak aku menyempatkan foto di puncak malam itu ditemani dinginnya hembusan angin dan kabut, aku tidak mau kehilangan momen tersebut, momen dimana aku pertama kali sampai di puncak tertinggi suatu gunung pada malam hari dengan membawa carier dan peralatan penuh seluruhnya. Walapun pendakian sebelumnya beberapa kali sudah pernah membawa carier ke puncak tapi itu semua sebelum langit gelap. 

Catper Gunung Dempo dari Jakarta
pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Puncak Gunung Dempo
Hanya satu foto yang diambil untuk mengabadikan malam itu dengan latar penanda puncak di belakang ku. Setelahnya aku membuka isi carier mengeluarkan tenda kapasitas 1p yang kubawa, ku bentangan footprint lebih dahulu di tanah, kemudian aku sambungkan bentangan frame menjadi satu sehingga membentuk model dome serta kupasangkan inner dan outer layer tenda. Sambil berlomba-lomba dengan air hujan yang mulai turun serta kabut yang membawa dingin, akhirnya tenda berdiri sesegera mungkin aku memasukan cariel ke dalam tenda dan melepas sepatu untuk masuk dan beristirahat. 

Malam itu di puncak hanya ada 2 buah tenda. Satu tenda 1p punyaku dan satu lagi tenda 2p kawanku Ardi dan Nanda dari Pagaralam yang menemaniku pada pendakian kali ini. Mereka sudah 10 kali naik turun Dempo di usia mereka yang baru 18 tahun, kemampuan mereka jangan diragukan lagi dari salah satu cerita Ardi aku terkesima dengan cerita mereka pernah menolong orang-orang yang kedinginan hipotermia dan kehabisan logistik di gunung ini. 

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Puncak Gunung Dempo 
 
Rental Outdoor Depok Sewa Peralatan Gunung 0838-2626-2651

 
Kupasangkan lampu tenda pada bagian atas untuk membantu penerangan, lalu mengganti pakaian yang kugunakan pada jalur pendakian dengan setelan pakaian tidur panjang, merentangkan matras alumunium singel side, meniup sleepingpad, masuk ke dalam sleepingbag agar tubuh semakin hangat, dan mengatur letak barang-barang lainnya yang dikeluarkan dari carier ke sisi-sisi tenda.

Setelah merapikan barang-barang akhirnya aku bisa tidur di dalam tenda, tidak banyak aktifitas setelah tenda berdiri aku hanya mau tidur memulihkan tenaga. Tanggal 25 aku berangkat dari Jakarta menempuh perjalanan darat 25 jam duduk di bangku bis lintas Sumatra (Lampung - Baturaja - Tanjung Enim - Lahat - Pagaralam). Tanggal 26 pukul 10.00 pagi aku tiba di Pagaralam, mampir sebentar ke rumah Ardi lalu melanjutkan perjalanan 1 jam menuju titik awal pendakian menggunakan motor melintasi perkebunan Teh PTPN 7 dan memulai Pendakian pada sore itu juga.

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Puncak Kawah Merapi Gunung Dempo
pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Puncak Kawah Merapi Gunung Dempo
Tanggal 25 pagi dari Jakarta menempuh 25 jam perjalanan, tanggal 26 sore Pukul 15.10 kami bertiga memulai pendakian dari titik Pendakian Tugu Rimau. Hanya ada dua pos di Jalur Pendakian ini Pos 1 dan Pos 2. Dari awal kami sudah disambut dengan tanjakan-tanjakan tanpa bonus, tiba pukul 16.00 di pos 1 kami beristirahat sebentar. Pos 1 terdapat shelter yang mulai rusak atapnya, seng pada bagian atas gubuk sudah tidak terpasang dengan baik lagi, pada pos ini paling tidak hanya mampu untuk mendirikan 5 buah tenda. 

Melanjutkan perjalanan dari pos 1 ke pos 2 hari sudah semakin sore namun cuaca masih cukup bersahabat dengan kami, tidak terlalu terik dan tidak terlalu dingin, kondisi jalan terus menanjak sesekali harus mengolongi pohon yang tumbang hingga tiba di pos 2 pada pukul 18.00. Di pos 2 ini terdapat sumber air di kiri jalur saat arah naik. Aku dan Ardi turun kebawah untuk kembali mengisi persediaan air kami. Tidak jauh namun harus waspada karena jalur yang dilalui sangatlah miring dengan kondisi jalur yang licin dengan lumut dan basah. Selepas magrib kami baru melanjutkan perjalanan menuju TOP Dempo, karena hari sudah mulai gelap kami menyiapkan alat penerangan, headlamp kupasang di kepala dan kukenakan jaket penghangat dari bulu angsa untuk menahan hembusan angin malam dan dinginnya kabut di jalur.  

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Shelter Pos 1 Gunung Dempo Via Tugu Rimau
Jalur dari pos 2 menuju ke Puncak Dempo sangat melelahkan terlebih kami harus membawa carier. Jalur dihiasi dengan pepohonan pendek khas puncak dan tanah bebatuan cokelat mirip dengan jalur sumit menuju puncak Pangrango kemiringannya, sempit dan lumutnya mirip dengan jalur Salak. Aku rasa jalur ini satu tingkat lebih melelahkan dari jalur Gunung Salak, dan dua tingkat di bawah jalur pendakian Gunung Ciremai via Linggarjati dan Raung via Kalibaru. Mungkin karena faktor perjalanan darat dari jakarta yang langsung memulai pendakian setibanya di Pagaralam plus ditambah juga harus membawa beban carier hingga puncak. Melelahkan.. kami tiba pukul 20.24 di puncak tertinggi Gunung Dempo setelah mendaki sekitar 5 jam. 

Esok hari tanggal 27 aku bangun pukul 06.00 aku keluar tenda lebih dahulu dari mereka, menyiapkan masakan, pagi itu menu makan kami nasi goreng dan otak-otak. Sekarang gantian aku yang memasak, karena memang semalam aku cukup kelelahan hanya bisa berbaring di dalam tenda sedang Ardi dan Nanda membuatkan ku minuman energen sambil mereka menikmati bihun goreng yang mereka buat malam itu. 

Selesai sarapan pagi itu pukul 07.00 kami melanjutkan perjalanan menuju Puncak Kawah Gunung Dempo yang dikenal dengan sebutan Puncak Merapi Dempo. Kami harus turun dahulu ke Pelataran lembah yang menghubungkan Puncak Tertinggi Dempo dengan Puncak Kawah Merapinya, mirip-mirip dengan alun-alun suryakencana, sabana lonceng, lembah kijang, dan wilayah datar mendekati puncak seperti di Gunung Welirang dan Latimojong. Niat awal kami memang camp dan membuka tenda di pelataran, namun karena kondisi fisik pribadi malam itu sudah sangat lelah aku memutuskan untuk mendirikan tenda di puncak saja.
pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Puncak Kawah Merapi Gunung Dempo
Kami tiba di Pelataran 07.30 cuaca pagi itu masih sedikit tertutup oleh kabut dan angin yang terus bertiup dengan kencangnya. Dari arah pelataran kami harus mendaki kembali ke arah Puncak Merapi jalur kali ini sudah dihiasi dengan batuan khas puncak mirip dengan jalur Gunung Slamat via Bambangan saat mendekati puncak. Pukul 08.00 kami tiba di Puncak, saat itu kawah tertutup kabut, hanya dapat melihat tugu tringulasi yang bacaannya sudah mulai menghilang karena faktor alam. Kami menunggu view kawah terbuka hingga satu jam ke depan, namun kabut masih terus menutupinya dengan tebal, hanya sempat terbuka sebentar saja terlihat air kawah berwarna abu-abu dibalik kabut tipis yang mulai tertiup angin. Pukul 09.00 kami kembali ke tenda, di Pelataran kami sempat turun ke sumber air yang dinamakan air suci untuk membasuh muka. 

Pukul 09.20 kami tiba di tenda, aku istirahat tidur 15 menit, baru setelahnya mengemas kembali barang-barang dan bersiap turun, sebelum turun kami makan kembali untuk menambah tenaga. 10.30 kami bergegas meninggalkan Puncak, turun dengan perlahan namun pasti hingga tiba di Pos 2 pukul 11.30, Pos 1 13.30, dan titik awal pendakian Tugu Rimau pukul 13.54. Ada yang menarik karena tidak ada kendaraan kami memutusakn jalan kaki melewati kebun teh PTPN 7 menuju Basecamp Mak Arif. 
pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Perkebunan Teh PTPN 7 Tugu Rimau Gunung Dempo
pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Basecamp Mak Arif Gunung Dempo Tugu Rimau
Ada satu hal yang yang sangat disayangkan dari beberapa Gunung yang sudah pernah aku kunjungi, Gunung Dempolah yang terkotor kondisi sampah begitu mengerikan, bisa dipastikan di setiap pos ada tumpukan timbunan sampah yang tidak sedikit.
pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Shelter Pos 2 Gunung Dempo Via Tugu Rimau

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Bis Sinar Dempo
Sewa Peralatan Camping Depok

Sabtu, 08 Desember 2018

Pendakian Gunung Kelud Via Tulungrejo

Ucapan terima kasih untuk tim, Pak Bambang (Basecamp Tulungrejo), Mas Agung (Basecamp Tulungrejo), dan semua teman-teman pendaki yang sudah berbagi catatan perjalanan pendakian Keludnya melaui blog ataupun sosmed kalian. 

Gunung Kelud dengan ketinggian saat ini 1731 mdpl secara letak geografis berada di tiga Kabupaten (Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Malang). Hal tersebut menimbulkan sengketa antara Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Blitar dalam memperebutkannya hingga harus ditentukan melalui putusan PTUN Surabaya tahun 2015 yang memutuskan pengelolaan dan wilayah Puncak Kelud masuk dalam pemerintahan Kabupaten Kediri. Setelah letusan dahsyatnya di tahun 2014 Pemkab Kediri mulai melakukan pembangunan akses jalan menuju kawah Kelud untuk memaksimalkan daya tarik pariwisata mereka, begitupun Pemkab Blitar segera memperbaiki akses wisata mereka dengan memperlebar jalan yang menghubungkan Kecamatan Wlingi dengan kota wisata Batu Malang, sedangkan Perhutani bekerjasama dengan masyarakat membuka jalur pendakian via Tulungrejo.

pendakian gunung kelud via tulungrejo, transportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Puncak Kawah Gunung Kelud
pendakian gunung kelud via tulungrejo, transportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Pintu Rimba Gunung Kelud

pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Basecamp Pendakian Gunung Kelud via Tulungrejo
Jalur Pendakian
Terdapat 3 jalur pendakian untuk menuju kawah Gunung Kelud. Pertama melalui jalur wisata Kediri yang infrasturkturnya telah dibangun hingga kendaraan dapat menjangkau hampir ke wilayah kawah, kedua melalui Karangrejo Garum Kabupaten Blitar, dan ketiga yang menjadi favorit pendaki adalah jalur Tulungrejo. Bedanya jika naik dari jalur wisata Kediri kita akan sampai di bawah kawah, berbeda dengan naik melalui Tulungrejo Blitar kita akan sampai di puncak tepat di atas kawah Kelud. Puncak tertinggi gunung Kelud ini adalah puncak Mahesa untuk sampai ke atasnya diperlukan alat climbing karena memang harus menaiki tebing terjal di kawasan puncak yang cadas.


pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Pos 2 Rewondho Geni - Kelud Via Tulungrejo
pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Pos 1 Srenggono Bule - Kelud Tulungrejo

Akses transpostasi menuju Basecamp Tulungrejo dari Jakarta
Basecamp Tulungrejo terletak di Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. Untuk memudahkan perjalanan Kita dapat memulainya dari Stasiun Wlingi. Dari arah Jakarta kita dapat memilih kereta api jarak jauh yang berhenti di stasiun tersebut. Saat itu kami menggunakan KA Matarmaja tujuan akhir Stasiun Malang. Perlu diperhatikan sulit menemukan angkutan umum di sepanjang perjalanan dari Stasiun Wlingi ke Basecamp Tulungrejo. kita dapat naik ojek motor dari stasiun atau menghubungi Basecamp Tulungrejo untuk carter mobil agar dijemput dengan jarak tempuh sekitar 45 menit. 

pendakian gunung kelud via tulungrejo kelud via kediri
Medan Pendakian Gunung Kelud via Tulungrejo
pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Pos 3 Turonggo Pethak - Kelud Via Tulungrejo
Catatan perjalanan Kelud via Tulungrejo Desember 2018            
Titik awal pendakian : Basecamp Tulungrejo
Jumlah tim : 6 orang (Saya, Bintang, Huda, IroelLina, dan Mas Irul)
Lama pendakian : 2 hari 1 malam
Titik tertinggi : Puncak Kawah Kelud 1.466 mdpl
Cuaca : hujan (siang, sore, malam)

Catper Pendakian Gunung Kelud via Tulungrejo
Medan Pendakian
Basecamp - Pintu rimba : Berupa jalan beraspal dengan kiri kanan hutan pinus tempat untuk lokasi gathering. 
Pintu rimba - Pos 1 : Diawal akan melewati hutan pinus terlebih dahulu kemudian akan menemui kebun bambu, melewati salah satu punggungan yang jika siang panas terik matahari akan menyengat kulit, terdapat banyak bonus higga tiba di Pos 1. 
Pos 1 - Pos 2 : Pertama kita akan melewati tanjakan terjal lalu kemudian mulai memasuki hutan hujan khas kelud yang terdapat banyak pohon berduri.   
Pos 2 - Pos 3 : Masih melewati hutan dengan kombinasi pepohonan basah dan berduri namun akan terasa panas jika matahari terik menyengat. Pos 3 disebut juga pos bayangan terletak dipunggungan dengan landscape pemandangan latar puncak Kelud 
Pos 3 - Puncak Kawah : Dimulai dengan menuruni tanjakan terjal menuju Punggungan Naga untuk melewati menuju punggungan setelahnya, setelah lewati Punggungan Naga tersebut akan disambut oleh sejenis ilalang tinggi dengan kerapatan yang sangat padat hingga menemui pertigaan ke kanan menuju air terjun dan lurus menuju puncak. Setelah pertigaan ambil arah lurus akan disambut kembali oleh tanjakan terjal hingga sampai Camp Lembo Suro. Dari Camp Lembo Suro sudah mulai terlihat batas vegetasi, jalur kini di dominasi bebatuan dengan sedikit pepohonan yang masih ada hingga tiba di Alun-alun Agung atau Puncak Bendera. Untuk mencapai bibir kawah dari Alun-alun Agung ambil arah kanan hingga mentok tebing lalu ke kiri menelusuri pinggiran tebing tersebut melipir hingga tiba di dekat bibir kawah.   
pendakian gunung kelud via tulungrejo kelud via kediri
Medan Pendakian Gunung Kelud via Tulungrejo
pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Puncak Kawah Gunung Kelud
 

Saran pendakian Gunung Kelud 
  1. Sebaiknya camp di Pos 3 (Pos Bayangan) letaknya sebelum punggungan naga, karena jalur setelah pos 3 terdapat tanjakan terjal dan setelahnya vegetasi dipadati rerumputan tinggi yang sangat rapat. 
  2. Saat musim penghujan sebaiknya muncak di pagi hari, karena jika muncak siang atau sore kemungkinan kabut akan lebih sering muncul diseputaran puncak kawah sehingga jalan menuju bibir kawah jadi tidak terlihat jelas. 
  3. Saat tiba di Alun-alun Agung atau Puncak Bendera (batas vegetasi) ambil arah kanan lalu ikuti pinggiran tebing ke arah kawah/kiri hingga tiba di dekat kawah. Waspada hati-hati jika cuaca berkabut karena sebagian jalur harus menaiki tebing terjal dibantu tali webbing yang sudah tertanam.  
  4. Persiapkan perbekalan air dengan matang, jika harus ke air terjun jaraknya cukup jauh. 
  5. Persiapkan P3K untuk melepas pacet yang menghisap darah. 
  6. Jika ingin carter kendaraan ataupun info pendakian silahkan hubungi Pak Bambang 081333579467 (BC Tulungrejo).
  7. Puncak Sejati Kelud adalah Puncak Mahesa Suro dibutuhkan alat climbing untuk menuju ke sana, silahkan hubungi basecamp untuk info lebih lanjut.
pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Medan Pendakian Gunung Kelud Tulungrejo
pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Informasi Basecamp Gunung Kelud Via Tulungrejo
Rental Outdoor Depok 0838-2626-2651

Selasa, 27 November 2018

Rute Transportasi Pendakian Salak Via Cimelati

Puncak tertinggi Gunung salak ialah Puncak Manik atau Puncak Salak 1, Gunung Salak memilki beberapa jalur pendakian, untuk jalur resminya kita dapat memilih jalur Cidahu Javanaspa menuju puncak Salak 1. Selain jalur Cidahu untuk mencapai Puncak tertingginya kita dapat melalui jalur lainnya melalui jalur Cimelati, perlu diingat jalur ini ilegal, rumornya akan diresmikan nanti oleh Taman Nasional Halimun Salak menjadi jalur legal. Meskipun ilegal jalur ini tetap diminati oleh para pendaki yang ingin menuju Puncak Manik 2211 mdpl dengan alasan jalur ini lebih pendek dibandingkan naik melalui jalur lainnya, selain itu pada jalur pendakian Salak via Cimelati ini terdapat sumber air di tengah perjalanan yang berada di Pos 3.
sewa kompor portable depok, sewa tenda depok, sewa alat camping depok, sewa matras jakarta, sewa tenda camping jakarta
Sewa Peralatan Camping Depok 083826262651
pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Puncak Manik 2211 Mdpl

Rute Menuju Basecamp / Pos Awal Salak Jalur Cimelati

Transportasi Via Cimelati
Untuk menuju Pos awal pendakian Gunung Salak via Cimelati, kita dari utara kota Jakarta dapat menuju Bogor - Ciawi - Jalan Raya Sukabumi - Hingga tiba di Pertigaan Cimelati (Masjid Nurul Jamaan sebelum Pasar Cicurug) ambil arah ke kanan - lalu lurus saja ikuti jalan Taman Rekreasi Cimelati - jalan Cibuntu hingga melewati SDN Cisaat 2 lalu tiba diperempatan pilih arah lurus ke jalan Alas Wangi kita akan melewati jalan kecil hingga tiba di Pos Pendakian Awal. Jika Ingin menggunakan Google Maps masukan keyword “SDN Cisaat 2”.

pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Hutan pinus Salak via Cimelati
Jika naik kendaraan umum menuju Pos Lapor Pendakian Cimelati silahkan naik bis jurusan Jakarta - Sukabumi atau Elf L300 jurusan Bogor - Sukabumi lalu turun dipertigaan Cimelati dan melanjutkan perjalanan dengan ojek motor dari pertigaan ke Pos Pendakian dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit dari pertigaan Cimelati.

pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Pos 3 Salak Cimelati
Catatan Perjalanan
Berikut merupakan perjalan saya dan Yusuf untuk yang kesekian kalinya, setibanya di pos awal pendakian kami dijelaskan oleh pihak penjaga bahwa jalur ini ilegal karenanya tidak ada biaya simaksi, jadi kami hanya membayar untuk parkir motor 2 hari satu malam sebesar 40.000 rupiah. Catper singkat Pendakian Salak Via Cimelati 17 - 18 November 2018 :
sewa kompor portable depok, sewa tenda depok, sewa alat camping depok, sewa matras jakarta, sewa tenda camping jakarta Sewa Peralatan Camping Depok 083826262651
Catper Gunung Salak via Cimelati


pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Tarp tent Puncak Salak 1 Flysheet 3x3 22 loop
Medan Pendakian  
Depok - Cimelati : Keadaan jalan baik tidak rusak parah
Pos Awal - Pos 1 : Medan berupa ladang penduduk dan hutan pinus 
Pos 1 - Pos 2 : Medan memasuki hutan hujan melewati pipa air penduduk 
Pos 2 - Pos 3 : Medan semakin menanjak memasuki hutan hujan 
Pos 3 - Pos 4 : Medan terberat dengan tanjakan semakin terjal dan miring 
Pos 4 - Pos 5 : Serupa dengan pos 3 ke 4 namun lebih pendek 
Pos 5 - Puncak Manik : Semakin terlihat pohon yang semakin pendek

Catatan Pendakian Gunung Salak via Cimelati 
  1. Jalur legal Pendakian Gunung Salak melalui Cidahu. 2020 nanti jalur Cimelati ini akan diresmikan oleh Taman Nasional Gunung Halimun Salak menjadi jalur legal. 
  2. Jalur Cimelati terdapat sumber air di Pos 3. 
  3. Jalur Cimelati lebih pendek waktu tempuhnya, jika lewat jalur ini 4-5 jam sudah dapat mencapai puncak, berbeda dengan jalur Cidahu yang membutuhkan waktu 7-10 jam untuk mencapai puncak yang sama. 
  4. Hati-hati saat memasuki hutan pinus, piilih jalur yang benar di hutan pinus karena banyaknya percabangan jalur penduduk.  
  5. Di Pos Awal ini hanya ada pos security yang tidak terlalu luas, jadi jika kita mau beristirahat sebelum mendaki sebaiknya buka tenda di depannya.
pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Jalur menuju Pos 1 Salak via Cimelati

pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Puncak Gunung Salak via Cimelati

Jumat, 19 Oktober 2018

Ingin Mendaki Dua Gunung Dalam Satu Malam Bisa Kok!


Pendakian 2 Puncak Gede & Pangrango 
Berikut ini merupakan catatan perjalanan beranggotakan 6 orang pada pendakian Gunung Gede dan Pangrango yang dilakukan 16-17 Oktober 2018 melalui jalur pendakian pintu Cibodas dengan kondisi cuaca cerah pagi hingga siang hari dan hujan ketika sore hingga malam harinya. Jalur Cibodas dipilih karena memang tujuan pendakian kali ini dua puncak gunung sekaligus yaitu Puncak Gunung Pangrango dan Puncak Gunung Gede.
Gunung gede pangrango cibodas double summit puncak kandang badak
Puncak Gunung Gede
Senin, 15 Oktober 2018
Pukul 04.00 persiapan berangkat kerja, absen masuk jam 07.00 dan absen pulang 16.00. Pulang kerja tiba di rumah lagi 19.00 ke toko biru (Indomar**) beli logistik, mandi, packing, pukul 20.00 jemput kawan @huda asal Malang di Cinere. Barulah 21.00 kita otw ke Cibodas Basecamp Lentera Indonesia. Tiba di basecamp 23.45 disusul oleh Bintang dan Lina 15 menit kemudian, barulah Ratna dan Iin yang terakhir sampai 00:31. Tim sudah lengkap, suhu dingin di Cibodas memaksa semua tidur masuk kantung sleepingbag.

Selasa, 16 Oktober 2018
Alarm 04.00 memaksa bangun untuk memulai pendakian. Setelah sholat subuh bergantian, repacking kembali, tenda masuk ke keril huda, nunggu Iin selesai touch up, barulah 05.30 mencari sarapan di warung depan Kantor Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Gunung gede pangrango cibodas double summit puncak kandang badak
Mandalawangi
06.00 tiba di pos lapor pendakian, tak lupa bersama memanjatkan doa untuk kelancaran pendakian kali ini. 06.05 Pendakian dimulai memasuki hutan hujan tropis dengan medan pendakian berbatu hingga pos Kandang Badak.

06.42 tiba di Pos Rawa Gayonggong, belum ada yang terlihat lelah. Tidak lama beristirahat kami langsung melanjutkan perjalanan. 10 menit kemudian tiba di jembatan kayu TNGGP berfose sesekali untuk mengambil foto dengan latar Pangrango yang mulai tertutup kabut.  

07.03 tiba di Pos Panyangcangan pertigaaan menuju air terjun Cibereum dan Puncak Gede Pangrango. Tidak ada pedagang yang berjualan di pos, berbeda kondisinya saat pendakian dilakukan di hari libur pos akan ramai dengan warung yang menawarkan makanan dan minuman ringan.

  Gunung gede pangrango cibodas double summit puncak kandang badak  Mandalawangi
Rental Outdoor Depok 0838-2626-2651
Tidak lama di Pos Panyangcangan jalur setelahnya mulai memiliki kemiringan berberbeda, sesekali mengatur nafas dan ritme perjalanan hingga melewati Pos Rawa Denok 1, Rawa Denok 2, Batu Kukus 1, Batu Kukus 2, Air Panas, Kandang Batu, dan tiba di Kandang Badak pukul 10.30.

10.30 mulai mendirikan tenda di area Kandang Badak, kita memilih mendirikan di area lapang di atas dari sumber air atau shelter yang biasa dijadikan mushola. Tiga tenda sudah berdiri, nesting, cookingset, dan kompor lapangan sudah siap untuk memasak logistik siang kami. Saya memilih tidur sejenak untuk memulihkan tenaga, karena summit attack ke Puncak Gunung Pangrango akan dilakukan siang harinya juga yang pasti membutuhkan banyak tenaga.

Gunung gede pangrango cibodas double summit puncak kandang badak
Puncak Gunung Pangrango
12.00 selesai makan siang saya bersama tiga orang lainnya Iin, Huda, dan Ratna melanjutkan perjalanan menuju Puncak Pangrango. Bintang dan Lina menunggu di Kandang Badak menyiapkan makanan untuk kami setelah turun dari puncak. Satu jam pertama langkah kaki masih stabil belum banyak beristirahat melewati sisa-sisa pohon tumbang yang banyak dijumpai. Semakin lama medan semakin miring melewati akar dan saluran air yang terbuat alami diantara tanah gambut yang membentuk lorong. Beberapa kali langkah kaki harus mempertemukan lutut dengan wajah. Setelah dua jam berjalan kami mulai kelelahan, sesekali berhenti untuk menghela nafas. Hingga pada akhirnya pukul 15.00 kami berempat tiba di Puncak Gunung Pangrango di ketinggian 3.019 meter di atas permukaan laut. Setelah 20 menit di atas puncak kami memutuskan turun ke Lembah Mandalawangi, beruntung sekali sore itu hanya ada kami berempat ditemani kabut dan bunga edelweis yang sedang mekar. TURUN.. pukul 16.00 kami berpamitan dengan Mandalawangi. Langkah turun dan helaan nafas kini lebih baik dbandingkan dengan naik tadi. Di tengah perjalan menuju Kandang Badak hujan mulai turun tiada henti hingga malam tiba dan jalur pendakian menjadi gelap gulita, cahaya dari lampu headlamp kini yang menerangi jalan menuju tenda. Hingga pada akhirnya kami tiba di Kandang Badak pukul 18.15. Hujan mulai berhenti, makan malam sudah siap dihidangkan. Pilihan terakhir adalah TIDUR memulihkan badan ini untuk besok pagi summit attack ke Gede.

Rabu, 17 Oktober 2018
Suara alarm membangunkan pukul 03.00, terlihat belum ada yang berani keluar tenda. Entah karena masih terlelap atau mager oleh dinginnya suhu udara pagi itu. Pukul 03.40 barulah saya orang yang pertama keluar tenda. Aktivitas pertama diluar tenda tidak lain membangunkan kawan-kawan di tenda sebelah. Setelah semua terbangun logistik kembali dikeluarkan. Pagi ini ada menu roti bakar,  chicken wings, spagetti, dan teh hangat. PUKUL 04.30 barulah kami mulai melangkahkan kaki menuju Puncak Gede. Seluruh tim ikut  serta, sesekali mengatur nafas berhenti sejenak diantara pepohonan, tanjakan setan, dan batas vegetasi berpasir yang membuat langkah kaki semakin berat. 06.30 TIBALAH DI PUNCAK GEDE cuaca pagi itu sangat cerah asap belerang keluar dari kawah di bawah puncak, Gunung Pangrango terlihat gagah di depannya, agak jauh nampak bayang-bayang Gunung Salak ikut menyapa. Suasana puncak pagi itu tidaklah terlalu ramai hanya ada beberapa kelompok pendaki yang naik dari Suryakencana. Pukul 07.30 kami turun kembali ke Kandang Badak. Pukul 08.30 tiba, beberapa dari kami menyiapkan makanan dengan menu capcay, tempe, dan nasi goreng. Sebagian packing barang kembali untuk persiapan turun. TURUN.. pukul 11.15 kami meninggalkan Kandang Badak menuju Cibodas. Hanya berhenti sejenak di pos Air Panas, Batu Kukus 2, Rawa Denok 2, dan Panyangcangan sisanya kami terus berjalan melanjutkan perjalanan hingga tiba di Cibodas Pukul 15.00. Finish! Alhamdulillah.  Tks to  Bintang, Huda, Iin, Lina, dan Ratna.

Catatan Perjalan 2 Puncak 1 Hari 2 Malam

gede pangrango cibodas rental outdoor depok jakarta sewa alat camping depok
Catper Gunung Gede Pangrango

Rabu, 19 September 2018

Review Sepatu Asics Gel Sonoma 3


Kali ini saya akan review setelah pemakaian perdana (di paragraf akhir ada update penggunaan kemana saja), awalnya sempat bingung untuk memilih sepatu yang ringan yang bisa dipakai untuk mendaki diantara banyaknya pilihan ada New Balance Vazee Summit, Adidas AX, Eiger pulse trail run, dll. 

reivew sepatu gunung trail running, Review Asics Gel Sonoma 3, Sepatu ringan ultralight
sewa alat outdoor depok, rental tenda gunung depok, rental outdoor depok
Rental Alat Outdoor Depok


Awalnya NB Vazee summit menjadi incaran pertama namun sayang sekali size tidak ada yang cocok dengan kaki saya yang berukuran kecil, mau pilih versi wowen seriesnya NB Vazee Summit V2 terlalu kewanitaan dengan warnanya.  

Setelah baca-baca google pada akhirnya karena harus ada sepatu baru untuk mendaki ke Gunung Gede dan mau berhijrah ke yang ringan-ringan saya pilih Asics Gel Sonoma 3. Karena kaki saya memakai size 39 akhirnya terpaksa memilih women series, karena untuk Asics Gel Sonoma 3 Men sizenya di atas 40, yasudahlah..
reivew sepatu gunung trail running, Review Asics Gel Sonoma 3, Sepatu ringan ultralight
Sebelum dites langsung ke gunung, saya sempat mencobanya untuk lari 4 km agar dapat menyesuaikan dengan kaki. Untuk kaos kaki saya menggunakan Eiger Trail Running Socks N7942 dengan motif pada bagian bawah sepatu ada garis-garis terbuat dari karet.

Review Singkat Asics Gel Sonoma 3  
Warna : Ink Blue / Black /Glacier Sea
Size : US 7 ½, Euro 39, CM 24.5, UK 5 ½
Berat : 510gram
Jenis : Trail Running Shoe

reivew sepatu gunung trail running, Review Asics Gel Sonoma 3, Sepatu ringan ultralight
Asics Gel Sonoma 3
Pengujian perdana : 19 September 2019
Lokasi  : Gunung Gede via Putri
Medan : Bervariasi (bebatuan sebentar di awal pendakian dan saat menuju puncak, lebih lama menyentuh dengan  kontur tanah dengan kondisi medan kering tidak hujan
Waktu Pendakian : 11 jam (Basecamp Putri - Puncak Gunung Gede PP)
Cuaca : Cerah
Waterproof : tidak
Cara pengujian 
Dengan melakukan pendakian tektok/tiktok Gunung Gede via jalur Putri. Saat naik sebagaimana mendaki gunung dan saat turun sempat diajak berlari dan membuat manuver.

reivew sepatu gunung trail running, Review Asics Gel Sonoma 3, Sepatu ringan ultralight

Hasil pengujian perdana 
  1. Sepatu masih mulus tidak ada sekecilpun lem sol yang mengelupas. 
  2. Saat terik matahari di Surya Kencana kaki merasa panas (entah karena efek matahari langsung menyengat ke sepatu atau karena sebelumnya saya menggunakan hot in cream di kaki) tapi setelah lepas sepatu dan kaos kaki, kaki kembali normal tidak kepanasan. 
  3. Bagian badan atau tengah sepatu agak sempit. Maka tali  tidak dimasukan pada semua lubang (dibuat jarang) agar dapat ruang lebih. 
  4. Grip kurang mencekram pada medan kerikil berpasir (Compare dengan sepatu Rei yang dipakai teman mereka juga kurang mencekram saat di pasir, terpleset juga). 
  5. Bahan tidak waterproof, meskipun belum dicoba di medan basah atau hujan. 
  6. Outsole tidak terlalu keras. 
  7. Bagian belakang tumit dibuat mengeras. 
  8. Saat dipakai di medan aspal (jalan raya) lari 4 km empuk. 
Update Pengguna Asics Gel Sonoma 3 
Saya gunakan kembali mendaki Gunung Pangrango dan Gunung Gede 16-17 Oktober 2018 dengan kondisi cuaca hujan setelah turun dari puncak Pangrango. Hasil Pengujian : Sol depan sedikit terkelupas setelah terkena hujan, grip dirasa masih kurang saat track tanah basah dan batu krikil.        
Saya gunakan kembali mendaki medaki Gunung Kelud via Tulungrejo 5-6 Desember 2018 dipakai naik Gunung Kelud via Tulungrej 
Hasil Pengujian : Sol depan masih sama agak terkelupas, merasa ringan ketika digunakan summit attack ke medan puncak kawah Gunung Kelud.
Update sepatu ini sudah sering saya gunakan untuk harian jadi sol bawah sudah tidak gondrong alias sudah licin, jadi untuk mendaki ke gunung sudah tidak saya gunakan, nanti akan saya review New Balance Summit Unknown yang saya pakai sekarang.
asics gel sonoma 3 asics gel sonoma 3 review sepatu
Asics Gel Sonoma 3 di Jalur Pendakian Gunung Kelud via Tulungrejo
reivew sepatu gunung trail running, Review Asics Gel Sonoma 3, Sepatu ringan ultralight

review kaos kaki eiger, kaos kaki eiger trail running
Eiger Trail Running Socks 
reivew sepatu gunung trail running, Review Asics Gel Sonoma 3, Sepatu ringan ultralight
Asics Gel Sonoma 3 di Puncak Gunung Gede

asics gel sonoma 3 asics gel sonoma 3 review sepatu
Setelah pemakaian kedua dengan kondisi medan hujan (Puncak Gede dan Pangrango)