Sunday, May 19, 2019

Pendakian Lintas Linggarjati Apuy Gunung Ciremai


Waktu : 3-5April 2019 (PP Jakarta)
Jalur : Naik Linggarjati Turun Apuy
Cuaca : Hujan Deras 10.00 s.d 14.00 dan malam hari 18.00 s.d 20.30 (saat naik dan di camp area)
Tim : 3 Orang (Saya, Yusuf, dan Ihza)


lintas pendakian gunung ciremai via linggarjati apuy 2019 ultralight hiking gunung ciremai condang amis bapk tere tanjakan seruni pengasinan
Puncak Ciremai Lintas Linggarjati Apuy


Ciremai jalur Linggarjati, di tahun 2014 saya mendaki melalui jalur ini lebih tepatnya naik via Linggasana dan turun Linggarjati. Tahun tersebut pertemuan jalur Linggasana dan Linggarjati berada di Pos Condang Amis, saat itu saya memerlukan 17 jam dari Basecamp Linggasana menuju Puncak.
Pendakian tersebut jadi salah satu pendakian terberat yang pernah saya lalui wajar 17 jam tanpa adanya sumber air. Dan bertahun-tahun menjadi momok buat saya sebagai jalur dengan medan pendakian terberat (sebelum saya balik lagi kesini dengan konsep pendakian berbeda di tahun 2019).

Transportasi menuju basecamp Linggarjati dan Apuy dari Jakarta
Untuk menuju basecamp Linggarjati naik bis Luragung jurusan Kuningan, turun di pertigaan Linggarjati dari sana bisa sambung ojek motor ke basecamp atau angkot menunggu pagi hari. Tidak disarankan naik bis selain Luragung karena yang sudah-sudah cerita dan pengalaman pribadi saya selain bis tersebut hanya sampai Terminal Cirebon walau janji awalnya ialah ke Kuningan. Kejadian ini waktu saya menggunakan bis Setia Negara dan Bhineka (hanya sampai Cirebon).
Untuk menuju basecamp Apuy sebaiknya kita naik Bis Primajasa dari Bekasi yang jurusan Maja/Cikijing, sesampainya di Maja sambung dengan carter coltbak ke basecamp Apuy. Jika kita berencana lewat Cileunyi pastikan sampai Cileunyi jangan terlalu malam agar dapat angkutan L300 yang menuju ke Maja.

Medan Pendaikan
Medan pendakian Gunung Ciremai via Linggarjati merupakan salah satu yang terberat di Pulau Jawa, karena medan yang dilalui dihadapi dengan jalur yang terus menerus menanjak tanpa bonus dan tidak adanya sumber air setelah pintu rimba Pos Cibunar.
-          Basecamp menuju Pos Cibunar (Pintu Rimba) melalui jalan beraspal.
-          Cibunar menuju Condang Amis akan melalui banyak bonus melipir dengan vegetasi hutan pinus dan sesekali menemui tumbuhan berduri, bambu, dan pohon pisang.
-          Condang Amis, Pangalap, Kuburan Kuda, Pemerangan, Tanjakan Binbin, Tanjakan Seruni, Tanjakan Bapa Tere, Batu Lingga, Sangga Buana 1, dan Sangga Buana 2 akan melalui hutan hujan tropis yang padat dengan tanjakan yang terus menerus tanpa adanya bonus.
-          Sangga Buana 2 menuju Pengasinan vegetasi mulai berkurang jalur akan berubah menjadi bebatuan.
-          Pengasinan menuju Puncak Linggarjati medan yang dilalui berupa lorong-lorong alami jalur air dan bebatuan serta vegetasi khas Puncak.
-          Untuk dapat menuju ke Puncak Apuy dari Puncak Linggarjati harus melipir ke kiri melewati pinggiran kawah.
-          Jalur turun Apuy hingga ke pertigaan Palutungan/Apuy relatif terbuka, setelah pertigaan hingga menuju Pos 1 jalur melalui hutan hujan, baru sedikit beraspal saat akan menuju Basecamp Apuy.
lintas pendakian gunung ciremai via linggarjati apuy 2019 ultralight hiking gunung ciremai condang amis bapk tere tanjakan seruni pengasinan
Pendakian Gunung Ciremai Lintas Linggarjati Apuy



Konsep Ultralight
Style pendakian yang kami gunakan kali ini tidak konvensional, tetapi kami menerapkan konsep pendakian Ultralight yang artinya kami harus mengurangi berat barang bawaan tanpa meninggalkan prosedur keamanan. Pendakian kali ini saya sendiri menggunakan backpack dari triple outdoor, Ihza backpack Kalahari, dan Yusuf backpack dari quarzel. Untuk shelter kami semua memakaik flysheet dari ngapak design ukuran 2x2,8 meter yang kami bentuk trap modal hexa dan rumah padang.

Berikut gears list saya dalam pendakian ini:

Backpack
1.       Triple outdoor 30l 298g
Shelter
2.       Flysheet 2x2,8m dari ngapak_design 418g
3.       Pasak alumunium naturehike 8pcs 110g
4.       Footprint naturehike 215x150cm 302g
5.       Kolom lele DIY dari plastik semen 150x80cm 94g

Sleep System
6.       Sb begonia dudinka 675g
7.       Sleepingpad Naturehike 445g
8.       Uniqlo ultralight down 226g
9.       Longjhon huiying 1 stel 316g
10.   Berghaus midweight crew sock 86g
11.   Lafuma wind stopper 64g

Cookingset & Stove
12.   Ds 101 233g
13.   Hicock stove kaki tiga 202g
14.   Sendok dan garpu lipat 11g
15.   Nalgene ultralight trail 1000ml 109g

Worm items
16.   Dryfit eiger 141g
17.   Pinncle Yawmian 214g
18.   New balance summit unknown 438g
19.   Eiger trail running sock  44g
20.   Jas hujan kresek 55g
21.   Trekkingpole Dhaulagiri 135cm

Lights
22.   Merapi mountain nano 50g

Other
23.   Drybag eiger 2l 24g
24.   Thermal blanket 59g
25.   Victorinox  62g

Logistik (air 3 botol perorang, fitbar, nasi bungkus, telor asin, susu saschet, biskuit)         


lintas pendakian gunung ciremai via linggarjati apuy 2019 ultralight hiking gunung ciremai condang amis bapk tere tanjakan seruni pengasinan
Puncak Apuy Ciremai

lintas pendakian gunung ciremai via linggarjati apuy 2019 ultralight hiking gunung ciremai condang amis bapk tere tanjakan seruni pengasinan
Hexa trap di Pengasinan dengan flysheet 2x2,8m

Saran
1.       Persiapkan fisik terbaik.
2.       Jika ingin lintas sebaiknya bilang saat lapor naik.
3.       Saat melipir kawah di puncak sebaiknya jangan naik ke atas tapi lalui jalur dibawahnya agar tidak licin dan terhempas angin.
4.       Saya sarankan jangan naik bis selain Luragung agar tidak dioper di Cirebon.
5.       Sebaiknya turun dari Apuy jangan terlalu malam agar dapat angkutan dari Maja ke Cileunyi (Bandung).
6.       Kolom lele dari plastik semen sangat membantu saat hujan deras air tidak tembus bagian bawah.


lintas pendakian gunung ciremai via linggarjati apuy 2019 ultralight hiking gunung ciremai condang amis bapk tere tanjakan seruni pengasinan
Ultralight Hiking Gunung Ciremai

Saturday, March 2, 2019

Transportasi dari Jakarta Pendakian Gunung Dempo via Tugu Rimau


Kunyalakan backlight jam tangan untuk melihat waktu. malam itu Selasa pukul 20.24 26 Februari 2019, hal yang selalu kulakukan saat baru tiba di puncak gunung ialah menyentuh penanda tringulasi ketinggian puncak dengan tangan kananku sambil mengucap syukur di dalam hati. Akhirnya di malam itu aku tiba di Puncak tertinggi Gunung Dempo dengan ketinggian 3.173 meter di atas permukaan laut. Sebelum melepas carier dari pundak aku menyempatkan foto di puncak malam itu ditemani dinginnya hembusan angin dan kabut, aku tidak mau kehilangan momen tersebut, momen dimana aku pertama kali sampai di puncak tertinggi suatu gunung pada malam hari dengan membawa carier dan peralatan penuh seluruhnya. Walapun pendakian sebelumnya beberapa kali sudah pernah membawa carier ke puncak tapi itu semua sebelum langit gelap.

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Puncak Gunung Dempo 

Hanya satu foto yang diambil untuk mengabadikan malam itu dengan latar penanda puncak di belakang ku. Setelahnya aku membuka isi carier mengeluarkan tenda kapasitas 1p yang kubawa, ku bentangan footprint lebih dahulu di tanah, kemudian aku sambungkan bentangan frame menjadi satu sehingga membentuk model dome serta kupasangkan inner dan outer layer tenda. Sambil berlomba-lomba dengan air hujan yang mulai turun serta kabut yang membawa dingin, akhirnya tenda berdiri sesegera mungkin aku memasukan cariel ke dalam tenda dan melepas sepatu untuk masuk dan beristirahat.

Malam itu di puncak hanya ada 2 buah tenda. Satu tenda 1p punyaku dan satu lagi tenda 2p kawanku Ardi dan Nanda dari Pagaralam yang menemaniku pada pendakian kali ini. Mereka sudah 10 kali naik turun Dempo di usia mereka yang baru 18 tahun, kemampuan mereka jangan diragukan lagi dari salah satu cerita Ardi aku terkesima dengan cerita mereka pernah menolong orang-orang yang kedinginan hipotermia dan kehabisan logistik di gunung ini.

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Puncak Gunung Dempo

 Kupasangkan lampu tenda pada bagian atas untuk membantu penerangan, lalu mengganti pakaian yang kugunakan pada jalur pendakian dengan setelan pakaian tidur panjang,  merentangkan matras alumunium singel side, meniup sleepingpad, masuk ke dalam sleepingbag agar tubuh semakin hangat, dan mengatur letak barang-barang lainnya yang dikeluarkan dari carier ke sisi-sisi tenda.

Setelah merapikan barang-barang akhirnya aku bisa tidur di dalam tenda, tidak banyak aktifitas setelah tenda berdiri aku hanya mau tidur memulihkan tenaga. Tanggal 25 aku berangkat dari Jakarta menempuh perjalanan darat 25 jam duduk di bangku bis lintas Sumatra (Lampung - Baturaja - Tanjung Enim - Lahat - Pagaralam). Tanggal 26 pukul 10.00 pagi aku tiba di Pagaralam, mampir sebentar ke rumah Ardi lalu melanjutkan perjalanan 1 jam menuju titik awal pendakian menggunakan motor melintasi perkebunan Teh PTPN 7 dan memulai Pendakian pada sore itu juga.

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Puncak Kawah Merapi Gunung Dempo
pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Puncak Kawah Merapi Gunung Dempo

Tanggal 25 pagi dari Jakarta menempuh 25 jam perjalanan, tanggal 26 sore Pukul 15.10 kami bertiga memulai pendakian dari titik Pendakian Tugu Rimau. Hanya ada dua pos di Jalur Pendakian ini Pos 1 dan Pos 2. Dari awal kami sudah disambut dengan tanjakan-tanjakan tanpa bonus, tiba pukul 16.00 di pos 1 kami beristirahat sebentar. Pos 1 terdapat shelter yang mulai rusak atapnya, seng pada bagian atas gubuk sudah tidak terpasang dengan baik lagi, pada pos ini paling tidak hanya mampu untuk mendirikan 5 buah tenda.

Melanjutkan perjalanan dari pos 1 ke pos 2 hari sudah semakin sore namun cuaca masih cukup bersahabat dengan kami, tidak terlalu terik dan tidak terlalu dingin, kondisi jalan terus menanjak sesekali harus mengolongi pohon yang tumbang hingga tiba di pos 2 pada pukul 18.00. Di pos 2 ini terdapat sumber air di kiri jalur saat arah naik. Aku dan Ardi turun kebawah untuk kembali mengisi persediaan air kami. Tidak jauh namun harus waspada karena jalur yang dilalui sangatlah miring dengan kondisi jalur yang licin dengan lumut dan basah. Selepas magrib kami baru melanjutkan perjalanan menuju TOP Dempo, karena hari sudah mulai gelap kami menyiapkan alat penerangan, headlamp kupasang di kepala dan kukenakan jaket penghangat dari bulu angsa untuk menahan hembusan angin malam dan dinginnya kabut di jalur.

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Shelter Pos 1 Gunung Dempo Via Tugu Rimau

Jalur dari pos 2 menuju ke Puncak Dempo sangat melelahkan terlebih kami harus membawa carier. Jalur dihiasi dengan pepohonan pendek khas puncak dan tanah bebatuan cokelat mirip dengan jalur sumit menuju puncak Pangrango kemiringannya, sempit dan lumutnya mirip dengan jalur Salak. Aku rasa jalur ini satu tingkat lebih melelahkan dari jalur Gunung Salak, dan dua tingkat di bawah jalur pendakian Gunung Ciremai via Linggarjati dan Raung via Kalibaru. Mungkin karena faktor perjalanan darat dari jakarta yang langsung memulai pendakian setibanya di Pagaralam plus ditambah juga harus membawa beban carier hingga puncak. Melelahkan.. kami tiba pukul 20.24 di puncak tertinggi Gunung Dempo setelah mendaki sekitar 5 jam.

Esok hari tanggal 27 aku bangun pukul 06.00 aku keluar tenda lebih dahulu dari mereka, menyiapkan masakan, pagi itu menu makan kami nasi goreng dan otak-otak. Sekarang gantian aku yang memasak, karena memang semalam aku cukup kelelahan hanya bisa berbaring di dalam tenda sedang Ardi dan Nanda membuatkan ku minuman energen sambil mereka menikmati bihun goreng yang mereka buat malam itu.

Selesai sarapan pagi itu pukul 07.00 kami melanjutkan perjalanan menuju Puncak Kawah Gunung Dempo yang dikenal dengan sebutan Puncak Merapi Dempo. Kami harus turun dahulu ke Pelataran lembah yang menghubungkan Puncak Tertinggi Dempo dengan Puncak Kawah Merapinya, mirip-mirip dengan alun-alun suryakencana, sabana lonceng, lembah kijang, dan wilayah datar mendekati puncak seperti di Gunung Welirang dan Latimojong. Niat awal kami memang camp dan membuka tenda di pelataran, namun karena kondisi fisik pribadi malam itu sudah sangat lelah aku memutuskan untuk mendirikan tenda di puncak saja.

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Puncak Kawah Merapi Gunung Dempo

Kami tiba di Pelataran 07.30 cuaca pagi itu masih sedikit tertutup oleh kabut dan angin yang terus bertiup dengan kencangnya. Dari arah pelataran kami harus mendaki kembali ke arah Puncak Merapi jalur kali ini sudah dihiasi dengan batuan khas puncak mirip dengan jalur Gunung Slamat via Bambangan saat mendekati puncak. Pukul 08.00 kami tiba di Puncak, saat itu kawah tertutup kabut, hanya dapat melihat tugu tringulasi yang bacaannya sudah mulai menghilang karena faktor alam. Kami menunggu view kawah terbuka hingga satu jam ke depan, namun kabut masih terus menutupinya dengan tebal, hanya sempat terbuka sebentar saja terlihat air kawah berwarna abu-abu dibalik kabut tipis yang mulai tertiup angin. Pukul 09.00 kami kembali ke tenda, di Pelataran kami sempat turun ke sumber air yang dinamakan air suci untuk membasuh muka.

Pukul 09.20 kami tiba di tenda, aku istirahat tidur 15 menit, baru setelahnya mengemas kembali barang-barang dan bersiap turun, sebelum turun kami makan kembali untuk menambah tenaga. 10.30 kami bergegas meninggalkan Puncak, turun dengan perlahan namun pasti hingga tiba di Pos 2 pukul 11.30, Pos 1 13.30, dan titik awal pendakian Tugu Rimau pukul 13.54. Ada yang menarik karena tidak ada kendaraan kami memutusakn jalan kaki melewati kebun teh PTPN 7 menuju Basecamp Mak Arif.
pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Perkebunan Teh PTPN 7 Tugu Rimau Gunung Dempo

Ada satu hal yang yang sangat disayangkan dari beberapa Gunung yang sudah pernah aku kunjungi, Gunung Dempolah yang terkotor kondisi sampah begitu mengerikan, bisa dipastikan di setiap pos ada tumpukan timbunan sampah yang tidak sedikit.

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Shelter Pos 2 Gunung Dempo Via Tugu Rimau


Berikut catatan perjalanan dan transportasi menuju Gunung Dempo  :
-          25 Februari 2019 berangkat dari Jakarta pukul 09.00
-          26 Februari 2019 tiba di Pagaralam pukul 10.00
      Pagaralam - Tugu Rimau (14.00 s.d 15.00)
      Tugu Rimau - Pos 1 (15.10 s.d  16.00)
      Pos 1 - Pos 2 (16.10 s.d 18.00)
      Pos 2 - Puncak Dempo (18.20 s.d 20.24)
-          27 Februari 2019
      Puncak Dempo - Pelataran (07.00 s.d 07.30)
      Pelataran - Puncak Kawah Merapi (07.30 s.d 08.00)
      Puncak Kawah Merapi - Puncak Dempo (09.00 s.d 09.20)
      Puncak Dempo - Tugu Rimau (10.30 s.d 13.54)
      Tugu Rimau - Basecamp Mak Arif (15.30 s.d 17.00)
      Basecamp Mak Arif - Pagaralam (19.00 s.d 20.00)
-          28 Februari 2019 pulang dari Pagaralam 11.30
-          29 Februari 2019 tiba di Jakarta 12.00

Pengeluaran dan Transportasi Gunung Dempo
-          Ojek online Cisalak - Terminal Kp. Rambutan Rp20.000
-          Bis Sinar Dempo Kampung Rambutan - Pagaralam Rp235.000 (PP)
-          Isi bensin motor Pagaralam - Tugu Rimau Rp30.000
-          Angkot Kp. Rambutan - Cisalak Rp8.000
-          Logistik Rp200.000
-          Oleh-oleh Rp150.000

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Basecamp Mak Arif Gunung Dempo Tugu Rimau

pendakian gunung dempo via tugu rimau kampung 4 pagaralam ptptn 7 2019 trasnportasi gunung dempo dari jakarta puncak dempo puncak merapi gunung dempo bis sinar dempo
Bis Sinar Dempo 

Terima kasih untuk Ardi dan Nanda, serta semua teman-teman pendaki yang sudah mau berbagi informasi seputar Gunung Dempo.

Saturday, December 8, 2018

Pendakian Gunung Kelud Via Tulungrejo


Gunung Kelud dengan ketinggian saat ini 1731 mdpl secara letak geografis berada di tiga Kabupaten (Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Malang). Hal tersebut menimbulkan sengketa antara Kabupaten Kediri dengan Kabupaten Blitar dalam memperebutkannya hingga harus ditentukan melalui putusan PTUN Surabaya tahun 2015 yang memutuskan pengelolaan dan wilayah Puncak Kelud masuk dalam pemerintahan Kabupaten Kediri. Setelah letusan dahsyatnya di tahun 2014 Pemkab Kediri mulai melakukan pembangunan akses jalan menuju kawah Kelud untuk memaksimalkan daya tarik pariwisata mereka, begitupun Pemkab Blitar segera memperbaiki akses wisata mereka dengan memperlebar jalan yang menghubungkan Kecamatan Wlingi dengan kota wisata Batu Malang, sedangkan Perhutani bekerjasama dengan masyarakat membuka jalur pendakian via Tulungrejo.

Jalur Pendakian
Terdapat 3 jalur pendakian untuk menuju kawah Gunung Kelud. Pertama melalui jalur wisata Kediri yang infrasturkturnya telah dibangun hingga kendaraan dapat menjangkau hampir ke wilayah kawah, kedua melalui Karangrejo Garum Kabupaten Blitar, dan ketiga yang menjadi favorit pendaki adalah jalur Tulungrejo.

Akses transpostasi menuju Basecamp Tulungrejo dari Jakarta
Basecamp Tulungrejo terletak di Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar. Untuk memudahkan perjalanan Kita dapat memulainya dari Stasiun Wlingi. Dari arah Jakarta kita dapat memilih kereta api jarak jauh yang berhenti di stasiun tersebut. Perlu diperhatikan tidak ada angkutan umum di sini. kita dapat naik ojek motor dari stasiun atau menghubungi Basecamp Tulungrejo untuk carter mobil agar dijemput dengan jarak tempuh sekitar 45 menit.

pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Basecamp Pendakian Gunung Kelud via Tulungrejo


Catatan perjalanan Kelud via Tulungrejo Desember 2018            
Titik awal Pendakian : Basecamp Tulungrejo
Jumlah Tim : 6 orang (Saya, Bintang, Huda, IroelLina, dan Mas Irul)
Lama Pendakian : 2 hari 1 Malam
Titik tertinggi : Puncak Kawah Kelud 1.466 mdpl
Cuaca : Hujan (siang, sore, malam)
Ucapan terima kasih untuk tim, Pak Bambang (Basecamp Tulungrejo), Mas Agung (Basecamp Tulungrejo), dan semua teman-teman pendaki yang sudah berbagi catatan perjalanan pendakian Keludnya melaui blog ataupun sosmed kalian.

pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Catatan erjalanan Gunung Kelud

Medan Pendakian
Basecamp - Pintu rimba : Berupa jalan beraspal dengan kiri kanan hutan pinus tempat untuk lokasi gathering.
Pintu rimba - Pos 1 : Diawal akan melewati hutan pinus terlebih dahulu kemudian akan menemui kebun bambu, melewati salah satu punggungan yang jika siang panas terik matahari akan menyengat kulit, terdapat banyak bonus higga tiba di Pos 1.
Pos 1 - Pos 2 : Pertama kita akan melewati tanjakan terjal lalu kemudian mulai memasuki hutan hujan khas kelud yang terdapat banyak pohon berduri.  
Pos 2 - Pos 3 : Masih melewati hutan dengan kombinasi pepohonan basah dan berduri namun akan terasa panas jika matahari terik menyengat. Pos 3 disebut juga pos bayangan terletak dipunggungan dengan landscape pemandangan latar puncak Kelud
Pos 3 - Puncak Kawah : Dimulai dengan menuruni tanjakan terjal menuju Punggungan Naga untuk melewati menuju punggungan setelahnya, setelah lewati Punggungan Naga tersebut akan disambut oleh sejenis ilalang tinggi dengan kerapatan yang sangat padat hingga menemui pertigaan ke kanan menuju air terjun dan lurus menuju puncak. Setelah pertigaan ambil arah lurus akan disambut kembali oleh tanjakan terjal hingga sampai Camp Lembo Suro. Dari Camp Lembo Suro sudah mulai terlihat batas vegetasi, jalur kini di dominasi bebatuan dengan sedikit pepohonan yang masih ada hingga tiba di Alun-alun Agung atau Puncak Bendera. Untuk mencapai bibir kawah dari Alun-alun Agung ambil arah kanan hingga mentok tebing lalu ke kiri menelusuri pinggiran tebing tersebut melipir hingga tiba di dekat bibir kawah.  

pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Pintu Rimba Gunung Kelud
pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Pos 1 Srenggono Bule - Kelud Tulungrejo
pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Pos 2 Rewondho Geni - Kelud Via Tulungrejo
pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Pos 3 Turonggo Pethak - Kelud Via Tulungrejo
pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Puncak Kawah Gunung Kelud
Saran
1.   Sebaiknya camp di Pos 3 (Pos Bayangan) letaknya sebelum punggungan naga, karena jalur setelah pos 3 terdapat tanjakan terjal dan setelahnya vegetasi dipadati rerumputan tinggi yang sangat rapat.
2.  Saat musim penghujan sebaiknya muncak di pagi hari, karena jika muncak siang atau sore kemungkinan kabut akan lebih sering muncul diseputaran puncak kawah sehingga jalan menuju bibir kawah jadi tidak terlihat jelas.
3.  Saat tiba di Alun-alun Agung atau Puncak Bendera (batas vegetasi) ambil arah kanan lalu ikuti pinggiran tebing ke arah kawah/kiri hingga tiba di dekat kawah. Waspada hati-hati jika cuaca berkabut karena sebagian jalur harus menaiki tebing terjal dibantu tali webbing yang sudah tertanam.
4.      Persiapkan perbekalan air dengan matang, jika harus ke air terjun jaraknya cukup jauh.
5.       Persiapkan P3K untuk melepas pacet yang menghisap darah.
6.     Jika ingin carter kendaraan ataupun info pendakian silahkan hubungi Pak Bambang 081333579467 (BC Tulungrejo)
7.       Puncak Sejati Kelud adalah Puncak Mahesa Suro dibutuhkan alat climbing untuk menuju ke sana, silahkan hubungi basecamp untuk info lebih lanjut.


pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Medan Pendakian Gunung Kelud Tulungrejo
pendakian gunung kelud via tulungrejo, trasnportasi gunung kelud tulungrejo, stasiun wlingi gunung kelud, puncak kawah gunung kelud, puncak sejati gunung kelud, puncak mahesa suro kelud
Informasi Basecamp Gunung Kelud Via Tulungrejo

Tuesday, November 27, 2018

Rute Transportasi Pendakian Salak Via Cimelati

Gunung Salak memilki beberapa jalur pendakian untuk jalur resminya kita dapat memilih jalur Cidahu Javanaspa. Selain jalur Cidahu untuk mencapai Puncak tertingginya kita dapat melalui salah satu jalur yang ada yaitu jalur Cimelati (perlu diingat jalur ini ilegal). Meskipun ilegal jalur ini tetap diminati oleh para pendaki yang ingin menuju Puncak Manik 2211 mdpl dengan alasan jalur ini lebih pendek dibandingkan naik melalui jalur lainnya, selain itu pada jalur pendakian Salak via Cimelati ini juga terdapat sumber air di tengah perjalanan yang berada di Pos 3.

Rute Menuju Basecamp / Pos Awal Salak Jalur Cimelati
Rute transportasi menuju Basecamp Cimelati Gunung Salak

Untuk menuju Pos awal pendakian jika kita dari utara kota Jakarta dapat menuju Bogor - Ciawi - Jalan Raya Sukabumi - Hingga tiba di Pertigaan Cimelati (Masjid Nurul Jamaan sebelum Pasar Cicurug) ambil arah ke kanan - lalu lurus saja ikuti jalan Taman Rekreasi Cimelati - jalan Cibuntu hingga melewati SDN Cisaat 2 lalu tiba diperempatan pilih arah lurus ke jalan Alas Wangi kita akan melewati jalan kecil hingga tiba di Pos Pendakian Awal. Jika Ingin menggunakan Google Maps masukan keyword “SDN Cisaat 2”.

Jika naik kendaraan umum silahkan naik bis jurusan Jakarta - Sukabumi atau Elf L300 jurusan Bogor - Sukabumi lalu turun dipertigaan Cimelati dan melanjutkan perjalanan dengan ojek motor dari pertigaan ke Pos Pendakian dengan jarak tempuh kurang lebih 30 menit dari pertigaan Cimelati.
Berikut merupakan perjalan saya dan Yusuf untuk yang kesekian kalinya, setibanya di pos awal pendakian kami dijelaskan oleh pihak penjaga bahwa jalur ini ilegal karenanya tidak ada biaya simaksi, jadi kami hanya membayar untuk parkir motor 2 hari satu malam sebesar 40.000 rupiah.

Catper singkat Pendakian Salak Via Cimelati 17 - 18 November 2018 :
Depok - Pos Cimelati : 23.30 - 01.30 (2 jam)
Pos Awal - Pos 1 : 05.46 - 06.30 (45 menit) : Medan berupa ladang penduduk dan hutan pinus
Pos 1 - Pos 2 : 06.35 - 06.57 (20 menit) : Medan memasuki hutan hujan melewati pipa air
Pos 2 - Pos 3 : 07.03 - 07.13 (10 menit) : Medan semakin menanjak
Pos 3 - Pos 4 : 07.15 - 08.25 (1 jam) : Medan terberat dengan tanjakan semakin miring
Pos 4 - Pos 5 : 08.37 - 09.10 (30 menit) : Serupa dengan pos 3 ke 4 namun lebih pendek
Pos 5 - Puncak Manik : 09.21 - 10.37 (1 jam) : semakin terlihat pohon yang semakin pendek 

Catatan :
1.       Jalur legal Pendakian Gunung Salak melalui Cidahu.
2.       Jalur Cimelati terdapat sumber air di Pos 3.
3.       Jalur Cimelati lebih pendek waktu tempuhnya (5 jam) dibandingkan jalur Cidahu (7-10 jam).
4.       Hati-hati saat memilih jalur di hutan pinus karena banyaknya percabangan jalur penduduk.
5.      Di Pos Awal ini hanya ada pos security yang tidak terlalu luas, jadi jika kita mau beristirahat sebelum mendaki sebaiknya buka tenda di pelatarannya.
pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Hutan pinus Salak via Cimelati


pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Jalur menuju Pos 1 Salak via Cimelati
pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Pos 3 Salak Cimelati
pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Puncak Manik 2211 Mdpl
pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Puncak Gunung Salak via Cimelati

pendakian gunung salak via cimelati, rute transportasi kendaraan menuju basecamp bc gunung salak cimelati
Tarp tent Puncak Salak 1 Flysheet 3x3 22 loop